Detik yang Mengesani Jiwa..

"Di mana jua kamu berada, maut akan mendatangi kamu walaupun kamu berada di dalam kota-kota yang tinggi dan kukuh"(An-Nisa ayat 78)

"Apabila datang ajal mereka, ia tidak akan terawal walau sesaat dan tidak akan terlewat"(Al-A'raf ayat 34)

Kematian akan datang tidak mengira siapa ataupun di mana jua kita berada. Maka, utamanya ialah bagaimana kita melakarkannya?


إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث : صدقة جارية أو علم ينتفع به من بعده , أو ولد صالح يدعو له

Ertinya: “Apabila mati anak adam, terputus semua amalannya kecuali tiga perkara: Sedeqah jariah, Ilmunya yang dimanfaatkan orang selepas kematiannya, dan anaknya yang soleh yang mendoakannya” (Hadith)


1. Al fathihah buat akhuna, allahyarham Amar Zulkifli.

2. Setiap kalam taujihat dan segala tunjuk ajar akan dimanfaatkan dan dijadikan panduan.

3. Moga berbahagia bersama para solihin. Amin.

p/s; Langkahmu dalam arena dakwah akan kami rapati dan ikuti, Insyaallah..

Obama's Cairo Speech

1. Finally Obama, the black President of the United States has made his much awaited speech outlining his views and policies on Islam, the Muslims and the Israeli-Palestinian conflict. It is a carefully crafted speech and certainly it is different from those of George W. Bush or even other US Presidents.

2. The arrogance and the preachings are out but two things American still stand out, and that is the United States is a world super power and that American loyalty to Israel is undiminished. Other things can change but not these two.

3. Hamas is asked to give up terrorism because like the struggles of the blacks of America and South Africa, violence achieves nothing. This is not quite true, at least with other national struggles for freedom and justice. The white Americans themselves fought a war against the British and another war to prevent the break-up of the United States.

4. Elsewhere the struggles for freedom and justice e.g. the French Revolution and the Russian Revolution just to name two, all involve violence.

5. It is not the Palestinians who choose violence. It was the Jews who violently seized Palestinian land, massacred the Arabs and expelled them from their country. With no one prepared to restrain the Jews, the beleaguered Palestinians had to resort to violence. The world, the United Nations, even fellow Muslims have deserted them.

6. I am (Tun) against violence but when Israel seized more Palestinian land, build settlements, impose military rule, divide the Palestinians with high walls, barred the Palestinians from using roads built by the Israelis on Palestinian territory, denied the Palestinian right to a homeland, denied the right of return of the expelled Palestinian while upholding the rights of return of Jews who for centuries had been citizens of other countries, labelled Palestinians as terrorists while exonerating the Israelis for the massive attacks on Gaza and other places, left the Palestinians helpless when attacked by the Western-armed Israeli Military Forces, incarcerated thousands of Palestinians in Israeli jails, unnecessarily provoke the Palestinians by Sharon's visit to Jerusalem and many, many more assaults and provocations, is it any wonder that the Palestinians resorted to violence?

7. And now they are asked to stop violence to respect agreements. But what about the Israelis? Shouldn't they be told to stop their massive violence; shouldn't they be told to respect agreements and all the UN resolutions, such as those against their setting up settements on Palestinian soil, the occupation of land beyond the UN set boundaries for Israel?

8. Obama stresses America's strong bond with Israel. It is unbreakable. He recognises the aspiration for a Jewish homeland "rooted in a tragic history that cannot be denied".

9. But what is the tragic history? It is that of European persecution of the Jews, of the regular pogroms culminating in the Holocaust? It is not the doings of the Muslims. Certainly not the doings of the Palestinians.The tragedy was caused by the Europeans through the ages.

10. Obama must know that before there was the United States, the Jews invariably fled to Muslim countries to seek refuge from European persecution. The Muslims did not turn them back. Before Israel there were millions of Jews in Muslim land. Even today quite a few are still there.

11. The Muslims have never been part of the tragic history of the Jews. Why then must they pay the price for the tragedy caused by the Europeans? Had the Europeans offered part of Europe or America for a Jewish state, there would not be the sustained violence that we see in West Asia. But the Europeans expropriated Arab Palestinian land to give to the Jews. Can an injustice in West Asia atone for injustice in Europe? The Muslim Arabs have to pay for the asylum they provided the Jews by having their land taken away to give to the Jews.

12. To make matters worse the Palestinian Arabs, Christians and Muslims, were violently expelled from Palestine. Israel is to be a racist state for Jews only.

13. America accepts people of different races and religious affiliations. But it supports the exclusivity of Israel as a Jewish state.

14. The Palestinians had tried conventional ways of getting back their land. But conventional ways had failed. They have been forsaken by Arab and Muslim countries. Everytime they try on their own they lose more land because the Europeans and Americans gave military support to Israel.

15. It is only after the failure of conventional wars of liberation that they resorted to unconventional attacks. Can they be blamed? Even the tiny mouse when driven into a corner will fight literally with tooth and nail.

16. We can label the methods of the cornered Palestinians terrorism. But they are themselves terrified and those who inflict terror on them cannot be less of a terrorist than them. State terrorism is no less terrifying than terrorism by irregulars. Indeed State terrorism is more terrifying as we witnessed in Nazi Germany and in Cambodia.

17. I will admit that Obama has brought change. It is a relief after eight years of Bush. But there is an area that he cannot change and that is the blind support for Israel. He has no choice. He will become a one-term President of the United States if he does not.

18. For all the talk about democracy in America, the American majority have no power to choose their President or their Government. That power lies with Israel. They can deny this. But that is the truth. The Americans have become the proxy of the Jews. The Americans will pay a heavy price for this.

By Dr Mahathir Mohamad@http://chedet.co.cc/chedetblog/

Andai dipisah Lagu dan Irama..

Alunan irama lagu yang pelbagai begitu memikat pemilik hati yang meggemarinya. Kita lihat ada yang gemar lagu yang rancak dan ada yang gemar berbentuk harmonis. Tak kurang juga yang mengemari lagu yang menyerlahkan kepaduan dan kelantangan suara vocalisnya.

Tapi bagi saya, yang paling utama ialah apa yang dibawakan dalam lagunya itu. Adakah lagunya untuk mendekatkan seseorang kepada nafsunya, atau kepada Allah taala? Dalam pemerhatian saya(maaf jika tersilap), kurang lagu-lagu zaman canggih ini yang menumpukan kepada elemen yang mengesan pada jiwa dan peningkatan iman. Begitu banyak yang menumpukan pada kekuatan suara dan rentak yang menarik. Hehe, walauapapun, saya bukanlah yang reti apatah lagi mahir dalam bidang ini.

Sebaran Umum; Marsa Matruh



Apa yang anda dapat di bumi Mesir?

Anda penat? Rehat sebentar..

Musim peperiksaan mengundang gangguan emosi yang pelbagai. Seringkali mereka yang terbabit menghabiskan banyak masa dengan mengulangkaji pelajaran dan usaha-usaha untuk menghafal segala ilmu yang telah dipelajari. Lantas masa yang diperuntukkan untuk merehatkan diri secara fisikal dan mental tentu sekali terganggu.

Jika kita perhatikan, ketika inilah ramai yang kecundang dek nak rehatkan minda. Tiada komen.

Tapi, dari sudut lain pula, kita lihat ketika inilah hati mudah dikesani sinar-sinar hidayah. Ketika inilah kita mudah tersentuh ayat al Quran. Ketika inilah diri gagah bangun malam. Ketika inilah pipi mudah dibasahi air mata. Ketika inilah diri teringat harapan ayah bonda.

Lalu salurkanlah emosi ke tempat yang sepatutnya.



"Sesungguhnya orang yang hidup untuk kepentingan diri sendiri semata-mata, mungkin dapat mengecapi hidup damai dan tidur nyenyak. TETAPI, ia hanya hidup sebagai orang KERDIL dan mati sebagai orang KERDIL juga. SEBALIKNYA, orang yang BESAR memikul beban yang BESAR ini yang tidak punya tidur, tidak punya masa bermain2, tidak punya hamparan yang hangat gebu, tidak punya timbunan harta, perabot mewah megah, dan tidak punya hidup bersenang-lenang" (Almarhum As-Syahid Sayyid Qutb)

Tazkirah; Hidup untuk Hari Peperiksaan



Kehangatan hari peperiksaan semakin dirasai segenap pelajar menjelang musimnya. Orientasi belajar zaman millenium ini yang menjurus ke arah peperiksaan memaksa setiap daripada mereka menggandakan usaha bagi yang telah berusaha, dan memulakan usaha bagi yang belumpun menyentuh buku mereka.

Kadang-kala timbul persoalan adakah aku bertungkus lumus dan berkerja keras mengulangkaji pelajaran untuk ilmu yang akan aku perolehi dan praktikkan(dalam setiap bidang), atau untuk merempuh setiap peperiksaan yang menjadi tembok penghalangan di hadapanku bagi meneruskan kehidupan ini? Apatah lagi menuntut ilmu untuk dakwah.

Hingga sampai satu tahap, peperiksaanlah yang menyebabkan hati kita berdebar-debar, lalu jari jemari kita mula kesejukan, dan peluh membasahi badan tanpa senaman. Kita rasai besarnya peperiksaan. Hidupku untuk Peperiksaan..

Jika diamati, ada satu lagi 'peperiksaan besar' yang masih kita tidak ketahui kapan tibanya, tetapi kita bakal dan pasti menempuhinya, bahkan soalan-soalan yang akan ditanya telahpun dibocorkan. Maka, wajarlah kita mengunakan peluang yang ada untuk 'score' dalam peperiksaan tersebut.


Rasulullah s.a.w bersabda;
" Kedua kaki anak adam tidak akan berganjak dari padang mahsyar sehingga ditanya empat perkara; Umurnya, kemana telah dihabiskan, Ilmunya, sejauh mana telah diamalkan, Hartanya, dari mana ia perolehi dan ke mana ia dihabiskan, dan Dirinya, ke mana telah ia gunakan." (Hadith)


Hidupku untuk hari peperiksaan... yaumul hisab!!

p/s: peringatan mungkin ulangan.. tapi bukankah pengulangan itu menandakan ia amat bermakna..

Wajibat amali;
Solat diawal waktu, Quran baca setiap hari, lakukan solat hajat dan berjaga malam.. yang paling utama.. Study dan ulangkaji pelajaran..

bilamana bunga mula berbicara..

‘Cinta sejati itu tidak akan bertambah kerana kebaikan, dan tidak berkurangan kerana kelemahan’

Seroja;

Cempaka;


Cempaka; Apa benar cinta itu cinta yang sejati?

Seroja; Iya. Tentu sekali.

Cempaka; Tapi, jika tidak bertambah kerana kebaikan, dan tidak pula berkurangan kerana kelemahan, mana mulanya cinta itu?

Seroja; Mula cinta itu bukan dari kebaikan atau keburukan.

Cempaka; Sudah, mana mulanya cinta itu?

Seroja; Cinta itu datangnya secara fitrah.

Cempaka; Mana mungkin mencintai sesuatu kerana fitrah? Tiada permulaan yang cantiknya, yang manisnya, yang cerdiknya?

Seroja; Terus cinta itu datangnya daripada fitrah yang hakiki. Fitrah itu dari Islamnya.

Cempaka; Jadi Islam itu bukan kelebihan?

Seroja; Ianya lebih dari kebaikan.

Cempaka; Jadi bukankah itu daripada suatu kebaikan?

Seroja; Lebih kepada hakikat yang sebenar, perkara puncak yang paling sempurna. Paling menjadi timbangan pencinta sejati, jika cintanya itu benar-benar sejati.

p/s; ukur cinta kita pada rabbul izzati.. dedikasi buat akh Qamarul Naim..
Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template